3 Cara Membuat Iklan Kreatif dengan Desain Menarik

Banyak yang bilang cara membuat iklan itu susah.

Mulai dari cara mengkonsep hingga menentukan desain yang sulit sekali.

Setelah jadi pun, ternyata desain iklan kurang memuaskan.

Publikasi pun menjadi sia-sia karena tidak memberikan dampak yang signifikan.

Namun, jika kita rincikan satu per satu, sebenarnya tidak sesulit itu.

Baca juga: 4 Iklan Online yang Dipercaya Sanggup Meningkatkan Penghasilan

Iklan sangat besar peranannya dalam sebuah pemasaran.

Semua bisnis, baik offline maupun online, pasti membutuhkan iklan.

Mulai dari kepentingan materi di papan iklan pinggir jalan maupun untuk materi iklan pada Facebook.

Kemudian pertanyaan muncul, bagaimana cara membuat iklan kreatif yang dapat menarik audiens dan meningkatkan penjualan?

cara membuat iklan

Perlu perencanaan dan teknik yang matang untuk membuat sebuah iklan yang baik.

Tidak kalah penting, pemahaman makna iklan juga harus dipahami oleh pembuat iklan, dalam hal ini adalah desainer.

Apakah audiens akan langsung menangkap arti iklan tersebut atau tidak, atau apakah iklan tersebut sudah mencakup semua informasi yang dibutuhkan audiens, dan sebagainya.

Berdasarkan pengertiannya, iklan merupakan sebuah usaha untuk memperkenalkan produk, jasa maupun korporasi kepada khalayak ramai.

Seiring perkembangannya, fungsi iklan bertambah menjadi bentuk persuasi, yang artinya iklan membantu audiens untuk tergerak membeli atau setidaknya mengenal lebih jauh produk atau jasa yang ditawarkan pada iklan tersebut.

Persuasi. Iklan yang baik harus mampu menjalankan fungsi ini.

Bukannya memprovokasi atau mempropaganda.

Baca juga: Meningkatkan Pengunjung Blog dengan Cara Membuat Iklan di Facebook

Prinsip iklan adalah untuk menjangkau audiens yang luas dan mempersuasi, maka iklan biasanya ditayangkan di media massa, baik dalam bentuk audio, visual, maupun audio-visual.

Namun, yang akan kita bahas di sini hanya iklan visual atau iklan cetak.

Iklan cetak terlihat paling sederhana padahal iklan jenis ini memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi.

Mengapa?

Karena iklan visual bersifat dua dimensi saja yang artinya elemen pada iklan tersebut hanya melalui tulisan dan gambar. Di sinilah mengapa kreativitas dan desain menarik menjadi penentu utama bagi kefektifan iklan visual.

 

Kembali ke pertanyaan tadi, bagaimana cara membuat iklan kreatif yang dapat menarik audiens dan meningkatkan penjualan?

Desain iklan yang efektif bermula dari tujuan iklan yang jelas.

Tetapkan tujuan utama dari iklan yang akan Anda buat dari segi pesan dan target audiens.

Materi judul utama (headline), isi, dan gambar yang akan Anda gunakan pada iklan harus disiapkan di awal.

Hal ini dilakukan agar Anda tidak terdistraksi untuk mencari gambar saat telah memulai mengerjakan desain.

Baca juga: Cara Beriklan Di Instagram Ads Untuk Meningkatkan Pemasaran Bisnis Online Anda

Setelah materi atau aset desain selesai disiapkan, Anda bisa langsung mulai desain dengan mengikuti tips berikut:

1. Strategi Desain Dasar
Buatlah layout sesederhana mungkin.

Contoh: Gambar besar ditempatkan di atas, headline di bawahnya. Lalu, isi utama dengan 2 atau 3 warna berbeda diletakkan bawah headline, serta logo ditempatkan di ujung kanan bawah.

Cara Membuat Iklan

  1. Ciptakan sebuah kesatuan
    Buat satu titik fokus atau titik api.

    Iklan yang bagus

  2. Buat keseimbangan asimetris

  3. Buat kekontrasan
    Buatlah ukuran, bentuk, garis, figur, dan tipografi yang saling kontras untuk menarik perhatian audiens ke aspek-aspek dalam iklan yang ingin ditekankan.

  4. Buat tekanan melalui proporsi/warna
    Ide atau figur penting dalam iklan harus ditekankan dengan membuatnya terlihat lebih besar, lebih tebal, lebih terang, atau berbeda.

    Tips membuat iklan

Baca juga: 9 AdWords Tools Gratis untuk Pasang Iklan Online di Internet

2. Strategi Desain Warna
Permainan warna bisa diatur.

Seperti memberikan warna pada visual yang menjadi fokus iklan dan mngontraskan warna lainnya.

Atau memadukan warna sehingga iklan terlihat lebih estetik.

3. Strategi Headline dan Isi Utama Design
Kemudahan iklan untuk dibaca adalah tujuan utama dalam membuat iklan.

Percuma jika visual sudah menarik tetapi pesan iklan tersebut tetap tidak tersampaikan.


Agar tulisan pada iklan dapat mudah dibaca, pastikan Anda menggunakan tipe tulisan yang benar.

  • Untuk headline, harga, dan nomor telepon
    San serif: Arial, Century Gothic

  • Untuk isi utama
    Serif: Times, Courier, Bookman Old

Gaya tulisan

  • Italics atau miring: memberikan kesan aksi, kecepatan, progresif.

  • HURUF KAPITAL: konservatif, memberi kesan formal.

  • Huruf kecil: memberi kesan ramah dan rendah hati.

  • Jangan pernah menggunakan HURUF KAPITAL di isi utama atau menggunakan font berukir (Monotype).

  • Bayangan akan memberikan kesan 3D dalam tulisan.

  • Tulisan script memberi kesan feminin.

  • Huruf tebal memberi kesan maskulin.

  • Huruf kurus dan ringan memberi kesan feminin.

     

Hindari menggunakan banyak tipe font. Batasi penggunaan sampai 3 atau 4 tipe font.

Leave Your Comment

Your Comment*

Your Name*
Your Webpage